Banjarmasin – Dalam rangka mendukung upaya pelestarian budaya daerah sekaligus menyukseskan Pemecahan Rekor MURI Lomba Bapandung Pelajar Terbanyak se-Indonesia, SMP Muhammadiyah 3 Banjarmasin menggelar Seleksi Lomba Bapandung Tingkat Sekolah pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam menjaring peserta terbaik yang akan mewakili sekolah pada seleksi tingkat kecamatan hingga tingkat Kota Banjarmasin.

Bapandung merupakan salah satu seni teater tutur tradisional khas masyarakat Banjar yang disampaikan secara monolog dengan mengandalkan kemampuan bercerita, penghayatan, intonasi, ekspresi, serta penguasaan panggung. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya diperkenalkan pada kekayaan budaya lokal, tetapi juga didorong untuk mencintai dan melestarikan warisan budaya Banjar di tengah perkembangan zaman.

Suasana seleksi berlangsung meriah dan penuh antusias. Para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam membawakan cerita bapandung dengan gaya, ekspresi, dan karakter masing-masing. Keberanian tampil di depan umum, kreativitas dalam menghidupkan cerita, serta penguasaan teknik bertutur menjadi aspek penting yang dinilai dalam proses seleksi.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik, khususnya di bidang seni, budaya, dan keterampilan berkomunikasi. Selain melatih kemampuan berbicara di depan publik, bapandung mengajarkan peserta didik untuk memahami nilai-nilai budaya, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas daerah.

Melalui seleksi ini, SMP Muhammadiyah 3 Banjarmasin berharap dapat mengirimkan peserta terbaik yang mampu memberikan penampilan maksimal pada tahapan berikutnya. Keikutsertaan dalam ajang ini juga menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap program Pemerintah Kota Banjarmasin dalam melestarikan budaya Banjar sekaligus menyukseskan target Pemecahan Rekor MURI Lomba Bapandung Pelajar Terbanyak se-Indonesia.

Kepala SMP Muhammadiyah 3 Banjarmasin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan keberanian dan semangat dalam mengikuti seleksi. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar mencari perwakilan terbaik, tetapi juga menjadi media pembelajaran karakter melalui seni dan budaya.

Penulis: Tim Marketing SMP Muhammadiyah 3 Banjarmasin
Dokumentasi: Tim Muga Creative SMP Muhammadiyah 3 Banjarmasin

Kategori: Informasi

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *